Pertolongan Allah ::

December 22, 2006 – 9:35 am

Berserah diri benar benar hadir tanpa rekayasa, dan pertolongan Allah hadir juga  manakala tiada dalam diri bergantung terhadap segala kebutuhan kita terlepas dari mahluk…bahkan kita sampai benar benar kritis antara ya dan tidak di saat itu Allah benar-benar hadir.


Indahnya Janji itu ::

December 18, 2006 – 4:32 am

Harapan dan janji adalah energi yang selalu terbarukan.semua angan mimpi terpendam seakan cahaya ruhani yang tahu tujuannya,sudah menjadi fitrah untuk menuju keindahan kesucian biarlah harapan ini terus terjaga,bayangan indah elok dan cantik,citra wajahmu menutup semua dukaku…..wahai yang tercinta yang berselubung lautan cahaya ijinkan hamba…..mengarunginya.


Sejarah yang terus berulang~

December 16, 2006 – 5:33 am

Sejarah manusia dengan pembawaannya membentuk guratan sejarah,pergantian generasi yang cukup lama dan hanya menyisakan segelintir orang.kini harus kembali melihat sejarah kehidupan manusia di generasi baru sesudahnya.memang dunia ini terus berputar………. dan sudah jalannya dimana ilmu dirunkan diangkat dan diturunkan kembali hinggga peradaban manusia berakhir karena hancurnya semesta.danmunculnya dunia baru………….


Ilmu Yakin ::

December 16, 2006 – 3:20 am

Sungguh sangat sulit menuju nur keyakinan itu hanya bisa di dekati dengan hanya dekat dengan bayang bayang kematian.


:: Mutiara Waktu

December 11, 2006 – 3:26 am

Waktu ini bagaikan butiran butiran mutiara dan kita berjalan diatasnya begitu juga waktu bisa laksana timer yang berjalan mundur dan sungguh tiap moment menjadi saksi saksi jejak kita apakah kita akan menjadi debu nanti dihari perhitungan dimana segala perbuatan kita menjadi tidak berarti atau kita telah berhasil mengumpulkan butir butir mutiara kehidupan sehingga bercahaya dihari itu…Ya Allah tunjukkan kami jalan yang lurus yang dimana ada keridhoanmu..kuatkan langkah ini hingga  janjimu tentang perjumpaan itu menjadi benar terang laksana cahaya yang menyinari langit dengan gugusan gugusan bintang dan bumi yang terlihat sebagai planet biru.


Laksana Kaca ::

December 11, 2006 – 3:11 am

Sungguh suatu ketenangan yang sangat manakala kita, antara sifat  dan keadaan yang di dalam dan diluar terlihat sama laksana kaca yang tembus pandang yang bersih dari kesombongan,dosa(walaupun kita kita bisa lepas dari ini karena sudah sifat kita manusia,meremahkan kedudukan orang lain, serta ego yang menutup kaca hati sehingga jadi gelap gulita laksana kepingan malam yang gelap tanpa bintang dan bulan.sehingga dimanapun takdir Allah memposisikan kita tetap dalam pantulan nur nur Ilahiah.


Terjebak dalam diri ::

December 6, 2006 – 12:16 pm

Begitu cintanya kita pada diri sehingga terus kita manjakannya namun dibalik itu kita menghancurnya karena kita tidak terlalu keras terhadap diri sendiri sehingga dunia ini jadi terlalu tangguh dan kecam bagaikan tirani menindas diri.seandainya kita disiplin terhadap diri sendiri mungkin dunia ini akan jadi bisa sedikit ramah.sampai kapan kita dijajah keinginan ini………


lautan cahaya ::

December 6, 2006 – 12:04 pm

Begitu indah cahaya mentari dikala pagi awan berarak udara sejuk,suara  burung  berkicau,hati tenang, diri membayangkan di lautan cinta ilahi dan berharap ini jangan pernah berakhir lautan cahaya lautan kasih sayang
indahanya penciptaan ini.


Persimpangan jalan ::

December 6, 2006 – 11:58 am

Terlalu kuat dunia ini mendekte terlalu lemah diri ini dengan tarikan ruhani persimpangan jalan,entah sampai kapan benar benar ada momen untuk benar benar masuk dijalan jihad terhadap diri.dunia terlalu menarik dan memikat sampai kapan diri ini sadar….


Debu tertiup angin ::

December 6, 2006 – 11:53 am

Langkah kehidupan 27 tahun diri ini bagai debu yang terbang tiada arah kadang berhenti di rimbunnya pohon berhari hari berminggu berbulan tapi tidak sampai bertahun tahun ,kadang terhempas di padang tandus hingga berhari hari berminggu bertahun tahun tiada daya diri ini jika tidak ada pertolongan..oh Tuhan ampuni langkah yang tak tahu diri dan sering nekat menerjang larangan-MU.